MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

11 November 2022,    20:13 WIB

Bahas Hubungan FIR dan Keamanan Maritim, Kabakamla RI Beri Kuliah Umum di UNPAD


tim red

Bahas Hubungan FIR dan Keamanan Maritim, Kabakamla RI Beri Kuliah Umum di UNPAD

Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia

Sumedang-Mediaindonesianews.com: Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (UNPAD) di Gedung 3 Aula Tommy Koh - Mochtar Kusumaatmadja Fakultas Hukum UNPAD di Jatinangor, Kab. Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/11).

Kegiatan yang bertajuk Padjajaran Dialektika dengan tema “Flight Information Region dan Dampaknya untuk Keamanan di Laut dan Udara” merupakan kegiatan pertama kali yang membahas hubungan Flight Information Region (FIR) dan Keamanan Laut, mengundang Kabakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia, sebagai narasumber, bersama dengan Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim dan Prof. Atip Latipulhayat, SH., LL.M., Ph.D yang turut membahas FIR dari sudut pandang yang lain.

Dalam paparannya, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia mengatakan bahwa FIR memiliki implikasi terhadap keamanan laut. Hal ini terkait dengan konsep operasi keamanan laut, yaitu penggunaan aset patroli udara seperti pesawat patroli maritim baik fixed wing dan rotary wing serta drone sebagai kepanjangan tangan dan mata dari kapal-kapal patroli permukaan.

“Dinamika ancaman Selat Malaka dan Selat Singapura yang tinggi, membutuhkan penggunaan patroli udara maritim untuk deteksi guna meningkatkan kecepatan reaksi”, katanya.

Lebih lanjut Laksdya TNI Aan Kurnia menjelaskan bahwa, terlepas dari beragam perspektif tentang FIR, ancaman faktual akan membawa dampak sehingga perlu untuk diantisipasi dengan melakukan modifikasi standar operating prosedur dan upaya lain.

“Mengutip pakar air power Colonel Philip S. Mellinger, “Whoever control the air, control the surface” dan Penjelajah Inggris Sir Walter Raleigh,”Whosoever control the sea, control the trade”. Ini menunjukkan bahwa penguasaan udara berhubungan erat dengan keamanan permukaan termasuk laut yang pada akhirnya berdampak pada aspek ekonomi,” pungkasnya.

Setelah rangkaian pemaparan dari seluruh narasumber, dilanjutkan dengan tanya jawab yang disambut dengan sangat antusias oleh peserta seminar yang memenuhi aula pertemuan dan juga secara daring. Kegiatan ini juga diikuti oleh hingga 200 peserta secara daring dari berbagai kalangan yang dipandu oleh moderator bapak Garry Gumelar Pratama, SH., MH.***