MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

09 Februari 2026,    16:58 WIB

Musrenbang Kecamatan Kebayoran Lama Tegaskan Potensi Pajak dan Retribusi Wilayah


Tim Red

Musrenbang Kecamatan Kebayoran Lama Tegaskan Potensi Pajak dan Retribusi Wilayah

Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kebayoran Lama menegaskan besarnya potensi pajak dan retribusi daerah yang dimiliki wilayah tersebut. Hal itu mengemuka dalam Musrenbang Kecamatan Kebayoran Lama yang digelar di Aula Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (9/2).

Musrenbang Kecamatan Kebayoran Lama Tegaskan Potensi Pajak dan Retribusi Wilayah

Kegiatan Musrenbang dihadiri langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat kota. Turut hadir Danramil, Kapolsek, para Kasatpel, Kasatgas, Kasektor, Dewan Kota Kebayoran Lama, anggota DPRD DKI Jakarta Sutikno, serta unsur terkait lainnya.

Camat Kebayoran Lama Mustofa mengatakan, Musrenbang Kecamatan tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari penyusunan rencana pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027. Forum ini mengusung tema “Eksplorasi Potensi Ekonomi Baru Berdaya Saing dan Berkelanjutan.”

“Musrenbang ini menjadi wadah untuk merumuskan program pembangunan berbasis potensi wilayah. Kebayoran Lama merupakan salah satu kawasan strategis dengan kontribusi ekonomi yang besar terhadap daerah,” ujar Mustofa.

Ia menjelaskan, Kecamatan Kebayoran Lama membawahi enam kelurahan, yakni Pondok Pinang, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama Selatan, Grogol Utara, Grogol Selatan, dan Cipulir. Seluruh usulan dari kelurahan telah direkapitulasi dan dibahas dalam forum kecamatan, meskipun tidak semuanya dapat diakomodasi.

Salah satu usulan program prioritas wilayah yang disampaikan adalah revitalisasi dan penertiban Jalan Sultan Iskandar Muda yang melintasi Kelurahan Kebayoran Lama Selatan dan Kebayoran Lama Utara. Kawasan tersebut dinilai sebagai koridor utama menuju pusat kota yang dipenuhi gedung perkantoran, pusat usaha, fasilitas kesehatan, pendidikan, rumah ibadah, serta pusat perbelanjaan.

“Kondisi eksisting jalan dan trotoar sudah tidak ramah bagi pejalan kaki. Padahal kawasan ini memiliki potensi penerimaan pajak dan retribusi yang sangat besar,” jelasnya.

Untuk itu, pihak kecamatan mengusulkan kepada Dinas Bina Marga agar dilakukan penataan menyeluruh, termasuk perbaikan trotoar dan penanaman pohon pelindung di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda. Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan kawasan sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi wilayah.

Mustofa menegaskan, hasil Musrenbang Kecamatan Kebayoran Lama diharapkan menjadi perhatian serius bagi SKPD terkait agar potensi ekonomi wilayah dapat dioptimalkan melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan. (ips)