MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

09 Februari 2026,    00:46 WIB

Disiapkan Hadapi Bonus Demografi 2045, 396 Taruna STPN Digembleng Disiplin Militer


Tim Red

Disiapkan Hadapi Bonus Demografi 2045, 396 Taruna STPN Digembleng Disiplin Militer

Istimewa

Magelang-Mediaindonesianews.com: Sebanyak 396 Taruna dan Taruni Program Sarjana Terapan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta mengikuti Latihan Dasar Kedisiplinan (Latsardis) yang digelar di Resimen Induk Kodam (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penyiapan sumber daya manusia pertanahan yang berkarakter, tangguh, dan siap terjun ke lapangan.

Penutupan Latsardis Tahun 2026 berlangsung di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Jumat (06/02). Komandan Rindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membentuk disiplin, akhlak, serta daya juang para taruna sebagai modal utama dalam menempuh pendidikan dan menghadapi tantangan di dunia kerja.

“Latihan ini bertujuan membentuk mental disiplin dan akhlak yang baik, agar para taruna mampu bertahan menghadapi rintangan dan menjadikannya sebagai tantangan, bukan hambatan,” ujar Brigjen TNI Hindratno Devidanto.

Ia menekankan, Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada 2045, di mana jumlah penduduk usia produktif mendominasi. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter kuat, dan memiliki etos kerja tinggi.

“Potensi besar ini harus ditopang SDM yang disiplin dan memiliki daya juang. Karena itu, selama Latsardis, seluruh aktivitas taruna diatur ketat, mulai bangun pagi hingga waktu istirahat, termasuk pembentukan sikap saling menghargai, solidaritas, dan kepercayaan diri,” jelasnya.

Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, menyampaikan bahwa Latsardis telah dilaksanakan selama lima hari, sejak 2 hingga 6 Februari 2026. Ia berharap pelatihan tersebut mampu membentuk integritas, kepemimpinan, dan karakter kuat pada diri taruna, sebagai bekal pengabdian di bidang pertanahan dan tata ruang.

“Setelah mengikuti Latsardis, kami harapkan mereka memiliki integritas yang tangguh, kepemimpinan yang baik, serta kompetensi yang kuat sehingga siap mengabdi dan bekerja secara profesional,” ujar Sri Yanti Achmad.

Menurutnya, taruna STPN merupakan calon punggawa pertanahan dan tata ruang masa depan yang dituntut mampu memecahkan persoalan di lapangan. Oleh karena itu, kemampuan problem solving juga menjadi salah satu fokus pembinaan dalam Latsardis.

Selama pelatihan, para taruna mendapatkan berbagai materi, mulai dari wawasan kebangsaan, Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD), Peraturan Baris-Berbaris (PBB), deradikalisme, kepemimpinan, problem solving, hingga survival. Seluruh kegiatan dibina langsung oleh Bintara dan Perwira Rindam IV/Diponegoro.

Salah satu taruna peserta Latsardis, Gabriel Nametaka Harap (18), mengaku pelatihan ini memberinya pengalaman berharga, terutama dalam membangun disiplin dan manajemen waktu. Taruna Prodi Survei, Pengukuran, dan Informasi Pertanahan (SPIP) asal Kalimantan Tengah itu berharap pembinaan kedisiplinan dapat membantunya menyelesaikan studi dengan baik.

“Setelah Latsardis, saya ingin lebih disiplin dan taat waktu. Itu penting supaya saya bisa mengatur studi dan aktivitas dengan lebih baik,” ujarnya.

Latsardis ini menjadi bagian dari strategi STPN dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk mendukung tugas-tugas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di masa mendatang.

***