MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

21 Januari 2026,    10:40 WIB

Warga Kampung Bali Tanah Abang Resah, Jalan Rusak Akibat Bongkar Muat Ekspedisi


Tim Red

Warga Kampung Bali Tanah Abang Resah, Jalan Rusak Akibat Bongkar Muat Ekspedisi

Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Aktivitas bongkar muat barang ekspedisi bermuatan tonase berat di Jalan Perkampungan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikeluhkan warga. Jalan lingkungan yang seharusnya diperuntukkan bagi aktivitas warga kini berubah fungsi menjadi lokasi bongkar pasang barang ekspedisi skala besar, yang berdampak pada kerusakan infrastruktur dan terganggunya kehidupan masyarakat sekitar.

Pantauan di lokasi menunjukkan, kendaraan ekspedisi bermuatan berton-ton kerap keluar masuk kawasan permukiman sejak pagi hingga larut malam. Aktivitas bongkar muat dilakukan hampir sepanjang hari, mulai pagi, siang, sore, hingga malam hari. Akibatnya, kondisi jalan kampung mengalami kerusakan serius, berlubang, dan retak di sejumlah titik.

Tidak hanya merusak badan jalan, aktivitas tersebut juga berdampak pada lingkungan sekitar. Sejumlah pohon di sepanjang jalan dilaporkan rusak akibat tersenggol kendaraan besar. Bahkan, kabel listrik dan jaringan utilitas lainnya milik PLN maupun operator lain pernah terputus karena tersangkut muatan ekspedisi yang melebihi batas ketinggian kendaraan.

Warga setempat mengaku aktivitas tersebut juga kerap menimbulkan kemacetan, terutama saat proses bongkar muat berlangsung di badan jalan. Kondisi ini memperparah akses keluar-masuk warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak, lansia, serta pengguna jalan lainnya.

“Kami sangat terganggu. Jalan kampung rusak, macet, bising, dan berbahaya. Pernah kabel listrik putus karena truk besar lewat,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Lebih jauh, warga juga menyebut aktivitas bongkar muat tersebut seolah tak tersentuh penertiban karena diduga dibekingi oleh preman setempat. Hal ini membuat warga merasa takut dan tidak berani menegur langsung para pelaku bongkar muat.

Upaya pelaporan sebenarnya telah dilakukan warga ke berbagai pihak, mulai dari kelurahan, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga unit terkait lainnya. Namun hingga kini, aktivitas bongkar muat ekspedisi bermuatan berat tersebut masih terus berlangsung tanpa solusi nyata.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan secara tegas untuk menertibkan aktivitas tersebut, mengembalikan fungsi jalan lingkungan sebagaimana mestinya, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kampung Bali Tanah Abang.***