BREAKING NEWS
Istimewa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Sejumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM Bangli) mengeluhkan pasokan air bersih yang tidak mengalir selama hampir lima hari berturut-turut di wilayah Sub Unit Bangli Kota. Keluhan warga mencuat di tengah upaya perbaikan berulang yang dilakukan pihak PDAM, namun distribusi air belum kembali normal sepenuhnya.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Danu Arta, I Dewa Gede Ratno Suparso Mesi, S, melalui Humas menjelaskan bahwa gangguan pendistribusian air terjadi sejak Selasa (4/11) akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan pipa transmisi berdiameter 8 inci di SMA Gamongan 1, Tukad Melangit, mengalami kerusakan. Petugas telah melakukan perbaikan di lapangan, namun cuaca yang tidak mendukung membuat proses penanganan terhambat.
“Petugas sudah turun untuk perbaikan, tetapi belum bisa dilanjutkan karena hujan. Rabu kami lanjutkan dan sudah selesai, namun Kamis dan Jumat pipa kembali mengalami gangguan akibat hujan deras,” ungkap pihak PDAM dalam keterangannya.
Pihak PDAM menambahkan bahwa perbaikan terakhir dilakukan pada Sabtu (9/11), dengan pemasangan gibout 8 inci pada sumber mata air Gamongan 1 di tepian Sungai Melangit. Proses pemenuhan air ke dalam reservoar saat ini masih berlangsung sebelum air dapat kembali mengalir secara normal ke pelanggan.
Sementara itu, sejumlah warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air harian mereka selama gangguan terjadi.
“Sudah lima hari air mati. Kami terpaksa beli air galon dan menampung air hujan untuk kebutuhan mencuci,” keluh salah satu warga Bangli Kota.
PDAM Bangli berharap cuaca mendukung agar proses normalisasi distribusi air dapat segera diselesaikan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan, semoga dalam waktu dekat suplai air bisa kembali normal,” tutup pihak PDAM. (JroBudi)