MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

17 Oktober 2025,    17:22 WIB

Bangli Tampilkan Produk Unggulan Bambu dan Kopi di Trade Expo Indonesia 2025


Jro Budi

Bangli Tampilkan Produk Unggulan Bambu dan Kopi di Trade Expo Indonesia 2025

Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memboyong produk unggulan bambu dan kopi ke ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, 14–20 Oktober 2025. Keikutsertaan ini menjadi langkah nyata Pemkab Bangli dalam memperluas pasar dan memperkenalkan produk Industri Kecil Menengah (IKM) ke level nasional dan internasional.

Bangli Tampilkan Produk Unggulan Bambu dan Kopi di Trade Expo Indonesia 2025

Sebanyak 10 IKM dari Sentra Bambu di Kayumba, Kecamatan Susut, dan Sentra Kopi di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, ikut serta dalam pameran bisnis internasional tersebut. Produk yang ditampilkan antara lain anyaman bambu seperti besek, tas, kap lampu, hingga patung dekoratif, serta kopi bubuk dan kemasan premium khas Bangli.

Kepala Disperindag Bangli Nasrudin mengatakan, partisipasi IKM Bangli di TEI diharapkan mampu membuka peluang transaksi dagang dan memperluas jaringan promosi.

“Yang hadir nanti adalah buyer-buyer internasional. Kita harapkan ada transaksi dan komitmen bisnis yang berlanjut untuk produk IKM Bangli,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, seluruh produk unggulan telah dikirim ke lokasi pameran sejak awal pekan. Selain pameran, delegasi Bangli juga mengikuti temu bisnis (business matching) yang mempertemukan pelaku IKM dengan pembeli dari berbagai negara dan kegiatan promosi ini merupakan hasil pembinaan dan dukungan dana dari Kementerian Perindustrian tahun 2023, yang digunakan untuk mengembangkan sentra bambu dan kopi.

“Selain TEI di BSD, kami juga mengikuti temu bisnis kopi di Bogor dan bambu di Parung. Beberapa buyer sudah menyatakan komitmen, meski ekspor masih butuh proses administrasi dan teknis,” ujarnya, Jumat (17/10).

Menurut Nasrudin, kegiatan promosi ini dibiayai dari APBD Bangli dengan dukungan dana non-fisik Kementerian Perindustrian senilai sekitar Rp400 juta, mencakup biaya partisipasi pameran dan temu bisnis dengan tujuan utama bukan sekadar penjualan sesaat, melainkan membangun jaringan ekspor berkelanjutan yang dapat memperkuat ekonomi daerah.

“Meski transaksi ekspor belum besar, dengan adanya komitmen dan kontak dagang, kami optimistis ekonomi Bangli bisa tumbuh melalui sektor IKM,” tegasnya.

Seperti diketahui, Bangli menjadi salah satu daerah di Bali yang konsisten mengembangkan produk bambu dan kopi sebagai komoditas potensial ekspor. Melalui ajang TEI 2025, pemerintah daerah berharap produk lokal Bangli dapat menembus pasar global dan menjadi penggerak utama ekonomi rakyat. (JroBudi)