MEDIA INDONESIA NEWS
Opini
Olah Raga
Hiburan
Media Indonesia News Pilar Negara Dalam Mencegah dan Memberantas Korupsi, Sinergis Bersama Penegak Hukum

BREAKING NEWS

11 September 2025,    18:10 WIB

Lasem Gelar Festival Kota Pusaka 2025, Pangan Murah Jadi Daya Tarik Ribuan Warga


AndiZ

Lasem Gelar Festival Kota Pusaka 2025, Pangan Murah Jadi Daya Tarik Ribuan Warga

Istimewa

Rembang-Mediaindonesianews.com: Ribuan warga memadati Alun-Alun Lasem, Rembang, menghadiri pembukaan Festival Kota Pusaka Lasem 2025, Rabu (10/9). Acara yang dibuka Danramil 06 Lasem, Kapten Czi Asmubin, ini memadukan perayaan budaya dengan program gerakan pangan murah yang menjadi magnet utama pengunjung.

Lasem Gelar Festival Kota Pusaka 2025, Pangan Murah Jadi Daya Tarik Ribuan Warga

Sejak sore hari, alun-alun dipenuhi masyarakat yang menikmati lantunan musik tradisional, stan kuliner, dan lapak UMKM. Program pangan murah yang menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau paling menyedot perhatian karena membantu meringankan beban warga di tengah fluktuasi harga sembako.

Dalam sambutannya, Kapten Czi Asmubin menyebut festival ini sebagai momentum pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

“Kalau semua berjalan lancar dan sukses, kegiatan ini sangat mungkin kita gelar setiap tiga bulan sekali. Harapannya bisa membawa manfaat dan berkah bagi masyarakat Lasem,” ujarnya.

Ketua Paguyuban Kampung Harmonis Pedagang Kreatif Alun-Alun Lasem UMKM Binaan www.mediaindonesianews.com, Hartanto atau Mas Bendel, mengapresiasi sinergi TNI, pemerintah daerah, dan Bulog yang mendukung kegiatan ini.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tetap, bukan hanya untuk menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga membantu masyarakat kurang mampu,” katanya.

Festival Kota Pusaka Lasem 2025 tidak hanya menampilkan ragam seni dan tradisi, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku UMKM serta pedagang kecil untuk memperluas pasar. Warga pun dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Dengan dukungan aparat, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, festival ini menjadi contoh bagaimana pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan upaya penguatan ekonomi dan kesejahteraan warga. (Andiz)