BREAKING NEWS
Istimewa
Mataram-Mediaindonesianews.com: Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) di Jalan Udayana, Kota Mataram, terbakar saat aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB, Sabtu (30/8). Api melalap sejumlah fasilitas termasuk beberapa ruang komisi dan ruang Ketua DPRD NTB.
Kericuhan bermula ketika barisan polisi yang menjaga aksi tidak mampu membendung massa yang semakin beringas. Aparat kemudian mundur ke sisi barat gedung dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun situasi tak terkendali, hingga api membesar di dalam gedung.
Untuk meredam keadaan, aparat TNI dari Korem 162/Wira Bhakti diterjunkan ke lokasi. TNI berupaya menenangkan massa sekaligus membantu pengamanan bersama kepolisian.
Tim pemadam kebakaran Kota Mataram tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Asap tebal sempat mengepul tinggi, membuat situasi di sekitar gedung mencekam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerugian materiil.
Dalam aksinya, Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB membawa sejumlah tuntutan, di antaranya menolak RUU KUHAP yang dinilai berpotensi melegitimasi kesewenangan aparat, menghentikan tindakan represif dan intimidasi, membebaskan aktivis yang ditahan, serta mendesak pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mereka juga meminta DPRD NTB menindaklanjuti tuntutan aksi sebelumnya pada 25 Agustus 2025. (JroBudi)