BREAKING NEWS
Simulasi Vertical Rescue
Banjarbaru-Mediaindonesianews.com: Sebagai upaya penguatan kapasitas dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin menggelar Apel Siaga Bencana dan Simulasi Penanganan Korban Gempa Bumi, yang digelar dilingkungan BBPPKS Banjarmasin, Rabu (31/7).
Kepala BBPPKS Banjarmasin, Yadi Muchtar yang bertindak sebagai Pembina Apel dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebagai kunci pengurangan risiko bencana.
"Apel Siaga Bencana ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kesiapsiagaan bersama. Mengingat bencana tidak dapat diprediksi dan berdampak luas, kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam menyelamatkan jiwa dan meminimalkan kerugian," ujarnya.
Lebih lanjut Yadi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan sistem penanganan bencana yang tangguh dan responsif.
"Kesiapsiagaan bukanlah tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi. Oleh karena itu, sinergi antar-lembaga menjadi modal utama untuk menciptakan sistem penanganan bencana yang tangguh dan responsif," katanya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana gempa bumi menggunakan skenario gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter yang mengguncang Kota Banjarbaru. Simulasi tersebut menampilkan suasana darurat secara realistis, lengkap dengan bunyi sirene, proses evakuasi mandiri, pertolongan pertama, vertical rescue, penanganan medis, distribusi logistik, serta layanan dukungan psikososial.
Kegiatan yang melibatkan seluruh potensi SAR dari berbagai instansi di Kalimantan Selatan mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai bentuk nyata komitmen BBPPKS Banjarmasin dalam mendukung penguatan sistem penanggulangan bencana berbasis kolaborasi dan ketangguhan masyarakat. (prabu)