BREAKING NEWS
KSAD Tegaskan Semua Prajurit Harus Jalankan Program Unggulan TNI
Palembang-Mediaindonesianews.com: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, SE., MM menegaskan kepada semua prajurit agar menjalankan semua program unggulan TNI AD yang saat ini tengah berlangsung.
Hal itu disampaikan KSAD saat meresmikan Agrowisata Tekno-44 di Desa Gelebek Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, propinsi Sumatera Selatan Senin, (13/2).
"Saya minta agar para prajurit menggalakkan keseluruhan program unggulan TNI AD yang sedang berlangsung ini dalam rangka mengatasi kesulitan masyarakat. Kita harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi, buatlah aksi-aksi yang langsung menyentuh dan memberikan solusi pemecahan persoalan di masyarakat,” tegas KSAD.
KSAD juga menjelaskan, sejumlah permasalahan yang menjadi prioritas TNI AD. Antara lain program ketahanan pangan, TNI AD Manunggal Air, penanganan stunting pada anak, penekanan tugas operasi, pelanggaran prajurit, antisipasi bencana alam dan kesatuan komando.
“Kita berikan apresiasi kepada Pangdam II/Swj dan Danrem 044/Gapo atas apa yang dilakukan ini, dan saya lihat baru Kodam II/Swj seperti ini adanya kekompakan dengan masyarakat, akademisi, hingga pemerintah daerah dan ini perlu terus dipertahankan,” katanya.
Selain itu, lanjut KSAD program Ketahanan Pangan TNI AD antara lain memanfaatkan lahan produktif untuk menanam jagung, padi, tanama hortikultura dan lainnya. Sedangkan upaya penanganan stunting pada anak, TNI AD bersama Persit masing-masing jajaran getol melakukan sosialisasi serta pembagian makanan bergizi kepada balita dan anak usia sekolah.
"Saya minta agar para jajaran mengantisipasi serta memantau potensi-potensi daerah rawan bencana di wilayah masing-masing," pinta KSAD.
Sementara itu, Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Naudy Nurdika, S.IP., M.Si., M.Tr (Han), mengatakan, bahwa Agrowisata Tekno-44 mengusung konsep teknologi smart system dengan menggunakan sistem ITE .
“Perlu kami sampaikan, revitalisasi lahan terlantar atau lahan non produktif mutlak harus dilakukan, saat ini dikembangkan konsep pemanfaatan lahan terlantar atau lahan produktif dengan mekanisme revitalisasi untuk menjadikan sebagai percontohan produktif bagi lahan pertanian, perikanan, perkebunan dan pengolahan air bersih serta memperkenalkan teknologi smart system dengan menggunakan ITE,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, lahan seluas 33 hektare yang telah diubah menjadi tempat agro wisata dan teknologi ini sebagai upaya dari Korem 044 Gapo untuk solusi permanen dalam penanggulangan karhutla.
"Fasilitas di empat ini terbilang lengkap baik untuk edukasi, wisata dan juga teknologi. Sehingga, tidak salah kedepannya akan menjadi ikon di wilayah Banyuasin. Setelah diresmikan ini, akan dibuka untuk umum dan tarifnya akan disesuaikan. Pastinya tarif yang dipatok murah meriah,” katanya.
Sementara itu berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, tampak hadir dalam kegiatan itu, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Hilman Hadi, S.IP., MBA., M.Han, Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Karoops Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Kamaruddin M.Si, Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol Iskandar F. Sutisna, S.IK., M.Si, Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Sopyan Hidayat, S.IK., MM, Dirlantas Kombes Pol M. Adhyasastra, S.IK., SH., MH, Dansatbrimob Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.IK, Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safi’I, S.IK., M.Si dan para pejabat serta tamu undangan lainnya. Sementara Gubernur Sumsel, H Herman Deru tidak tampak hadir, hanya diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Drs. H. Edward Chandra, MH, Ketua DPRD Hj. RA Anita Noeringhati, SH., MH. (Hadi)